Bernardo Tavares
FAJAR.CO.ID, SURABAYA -- Ada kisah yang menguras emosi saat pertemuan kembali antara Bernardo Tavares dengan mantan timnya PSM Makassar.
Keduanya, baik Bernardo Tavares dan PSM Makassar yang dulunya punya cerita panjang. Baik itu senang maupun sedih.
Kini keduanya harus terpisah satu sama lain dan Bernardo Tavares berstatus sebagai mantan pelatih yang kini menukangi Persebaya Surabaya.
Meski begitu, Tavares sendiri masih menunjukkan kepeduliannya ke mantan timnya itu menyusul performa dan hasil buruk yang didapatkan.
Pesan Bernardo Tavares
Usai berhadapan satu sama lain, Pelatih asal Portugal itu punya pesan penting untuk tim berjuluk Juku Eja itu.
Dalam pesannya ada harapan besar dan tentunya yang disampaikan Tavares untuk PSM agar bisa segera bangkit dari keterpurukan yang dihadapi saat ini.
“Saya ingin menyampaikan satu hal. Semua tahu bahwa PSM Makassar adalah klub terakhir saya. Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka,” kata Bernardo Tavares, Kamis (26/2/2026).
Apalagi di tim PSM Makassar saat ini bisa dikatakan sebagian besar masih pemain-pemain yang sebelumnya jadi pilihannya saat masih berstatus sebagai pelatih.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan para pemain tersebut mengingat Tavares menjadi pelatih PSM selama kurang lebih dua setengah musim lamanya.
“Hampir semua pemain di sana adalah pilihan saya selama tiga setengah tahun kami bersama. Kami adalah keluarga dan saya sangat menghormati mereka,” sebutnya.
“Namun sekarang, saya punya keluarga baru di sini dan ingin membangun hal-hal baik bersama. Untuk suporter PSM, teruslah dukung tim kalian di Parepare, jangan menyerah,” tuturnya.















































