Polisi Pastikan Ledakan Kapal di Paotere Bukan Sabotase, Begini Penjelasannya

7 hours ago 5
Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Hardjoko (tengah) saat memimpin ekspose kasus (Foto: Muhsin/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Polres Pelabuhan Makassar mengungkap perkembangan penyelidkan kapal nelayan yang meledak di kawasan pelabuhan Paotere, Selasa (3/2/2026) lalu.

Wakapolres Pelabuhan Makassar, Kompol Hardjoko, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan bersama unsur terkait mengenai ledakan tersebut.

"Pemilik kapal ini atas nama Sahrir dg Gassiny (38), warga Kaluku Bodoa, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar," ujar Hardjoko saat ekspose kasus, Selasa (10/3/2026).

Didampingi Kasi Humas Ipda Nuraeny dan Kanit Pidum IPDA Dewa Yudha, Hardjoko mengatakan bahwa akibat peristiwa itu sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka.

"Ini termasuk Kapten atau Nahkoda KapalKM. Rismawati Indah 01. Tingkat lukanya berbeda, mulai dari luka ringan, luka bakar hingga patah tulang," sebutnya.

Kronologi Kejadian

Diceritakan Hardjoko, pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 04.30 WITA, kapal tersebut berada di tanggul kawasan Pelabuhan Paotere setelah melakukan aktivitas penangkapan ikan.

"Berdasarkan keterangan saksi, para ABK bersiap memindahkan hasil tangkapan ikan kepada pengepul sehingga diperlukan penerangan di atas kapal," tukasnya.

Untuk itu, salah seorang ABK menyalakan mesin genset diesel yang berada di ruang mesin kapal.

"Mesin sempat tidak menyala sehingga dilakukan beberapa kali upaya menghidupkan mesin," ungkapnya.

Hanya saja, tidak lama setelah mesin berhasil dinyalakan, terjadi ledakan di area ruang mesin kapal yang mengakibatkan sejumlah ABK mengalami luka-luka.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |