Ilustrasi Hujan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan analisis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Sulawesi Selatan yang berlaku pada Selasa, 17 Maret 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, kondisi atmosfer di wilayah Sulawesi Selatan diprediksi akan mengalami fluktuasi yang cukup signifikan, mulai dari potensi suhu panas yang menyengat hingga ancaman angin kencang di sejumlah titik pesisir dan dataran rendah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah perairan.
Secara analisis teknis, dinamika cuaca pada pagi hari besok diperkirakan akan diawali dengan kondisi cerah berawan di sebagian besar wilayah.
Namun, terdapat anomali berupa potensi hujan dengan intensitas ringan yang diprediksi akan mengguyur pusat pertumbuhan ekonomi seperti Makassar, Maros, dan Pangkep.
Kondisi ini menuntut para komuter dan pekerja lapangan untuk mempersiapkan perlengkapan antisipasi hujan lebih awal agar mobilitas pagi hari tidak terganggu oleh perubahan cuaca yang mendadak.
Memasuki siang dan sore hari, sebaran hujan diprediksi akan meluas ke hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan dengan intensitas ringan.
Namun, perhatian khusus diberikan pada wilayah Luwu, Luwu Utara, dan Toraja Utara yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Analisis geografis menunjukkan wilayah pegunungan dan penyangga hutan ini memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi, sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif yang lebih masif.
















































