Presiden FIFA Sarankan Pemain yang Tutup Mulut Dikartu Merah

2 hours ago 7
Gianluca Prestianni

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden FIFA, Gianni Infantino ingin mengambil langkah tegas terkait tindakan rasis yang bisa terjadi di dunia sepakbola.

Tindakan rasis ini lebih spesifik ke gerak-gerik pemain di lapangan yang mengisyaratkan lakukan tindakan rasisme ke lawannya.

Salah satu yang paling disoroti oleh Infantino itu adalah tindakan rasis menutup mulut untuk mengucapkan kata rasisme ke lawan.

Ia pun menyarankan jika ada pemain yang kedapatan melakukan hal ini, sebaiknya langsung diberi ganjaran kartu merah oleh wasit.

Contoh Kasus

Insiden seperti ini baru saja terjadi di kompetisi Liga Champions. Saat pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menutup mulutnya dengan baju dan diduga dalam momen itu ia bertindak rasis ke pemain Real Madrid, Vinicius Jr.

Alhasil, pemain Benfica itu dijatuhi hukuman yang cukup berat yakni larangan bermain satu laga oleh UEFA karena dianggap melakukan rasis ke Vinicius walau sempat dibantah.

Larangan ini dijatuhkan sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, dan Prestianni berpeluang mendapatkan hukuman yang lebih berat.

Vinicius yang menjadi korban tindakan ini memberikan kecaman dan tegas mengatakan tindakan yang didapatkannya adalah tindakan pengecut.

“Orang-orang rasis, pada dasarnya, adalah pengecut. Mereka bahkan perlu menutup mulut mereka sendiri untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka,” ucap Vini dikutip BBC.

“Namun, mereka mendapat perlindungan dari pihak lain yang seharusnya memiliki kewajiban jelas untuk menghukum mereka dalam situasi seperti ini,” ucapnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |