PSM Makassar
FAJAR.CO.ID - Menjelang jeda kompetisi Super League 2025/2026, PSM Makassar memberikan jatah libur kepada para pemainnya hingga 25 Maret 2026. Namun, libur ini disertai aturan ketat dari tim kepelatihan yang mewajibkan pemain menjaga kondisi fisik dengan sistem denda bagi yang mengalami kenaikan berat badan selama masa libur Lebaran.
Libur Lebaran dengan Aturan Ketat
Setelah menjalani latihan intensif pasca pertandingan terakhir pada 7 Maret 2026, skuad PSM akhirnya mendapat kesempatan untuk beristirahat dan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Meski demikian, asisten pelatih Ahmad Amiruddin menegaskan bahwa selama libur, pemain harus tetap melakukan latihan mandiri agar performa tidak menurun.
"Kami menekankan kepada para pemain untuk menjaga kondisi," kata Ahmad Amiruddin saat ditemui, Senin (16/3).
"Ada denda bagi pemain yang kelebihan berat badan saat kembali di latihan nantinya." Jelasnya.
Sanksi Denda untuk Pemain
Aturan denda berupa uang ini diterapkan sebagai bentuk pengawasan ketat tim kepelatihan agar para pemain tidak kehilangan performa fisik selama libur. Sistem ini dianggap penting mengingat kompetisi masih berlangsung dan kondisi fisik pemain sangat menentukan hasil pertandingan selanjutnya.
"Dendanya dengan pembayaran berupa uang," beber Ahmad Amiruddin menambahkan.
Fokus Kemenangan di Laga Berikutnya
Setelah libur, PSM Makassar harus segera kembali fokus untuk meraih kemenangan. Pasukan Ramang tengah berusaha keluar dari zona berbahaya di klasemen dan membutuhkan minimal tiga poin pada pertandingan berikutnya melawan Persis Solo.
Laga krusial ini akan berlangsung pada 4 April 2026 di Stadion Gelora BJ Habibie. Kemenangan di pertandingan tersebut sangat penting untuk mengangkat moral tim dan memperlebar jarak dari ancaman degradasi.

















































