Donald Trump dan Parbowo.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat media sosial Eko Kuntadhi melontarkan kritik keras terhadap sikap sebagian warganet yang dinilainya menunjukkan standar moral ganda dalam menyikapi isu kejahatan seksual dan tragedi kemanusiaan global.
Dalam pernyataannya, Eko menyinggung kembali mencuatnya dokumen kasus yang menyeret nama mendiang taipan Amerika Serikat, Jeffrey Epstein. Epstein sebelumnya tersandung kasus eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur yang memicu kehebohan internasional.
“Dalam berkas perkara Epstein, dia dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap anak-anak perempuan di bawah umur. Bahkan, berbagai laporan menyebut adanya jaringan dan dugaan kejahatan serius lainnya,” ujar Eko.
Ia mempertanyakan sikap sebagian pihak yang, menurutnya, masih memberikan pembelaan atau justifikasi terhadap figur-figur yang terlibat dalam kasus tersebut salah satunya Donald Trump yang kini jadi presiden Amerika Serikat.
“Silakan beri dukungan pada pelaku kejahatan seperti itu. Dukungan tersebut justru membuka kedok moralitas seperti apa yang sebenarnya diperjuangkan,” katanya.
Tak hanya itu, Eko juga menyinggung tragedi kemanusiaan di Timur Tengah, termasuk laporan mengenai jatuhnya puluhan korban anak-anak dalam konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya di wilayah Iran. Ia menyebut, puluhan anak perempuan dilaporkan tewas akibat serangan rudal yang menghantam fasilitas sipil, termasuk bangunan sekolah.
“Di satu sisi kita marah pada pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Tapi di sisi lain, apakah kita punya keberanian moral yang sama ketika anak-anak menjadi korban perang?” ucapnya.

















































