Proses pemakaman jurnalis yang tewas dibunuh Israel - AP
FAJAR.CO.ID, GAZA -- Kantor Media Pemerintah di Gaza mengumumkan pada hari Selasa bahwa jumlah jurnalis Palestina yang tewas akibat pendudukan Israel sejak dimulainya perang genosida di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 257 orang.
Angka terbaru ini menyusul terbunuhnya jurnalis foto Mahmoud Wadi, yang bekerja untuk berbagai organisasi media lokal dan internasional.
Kantor tersebut mengutuk, dengan sekeras-kerasnya, kebijakan pembunuhan tertarget dan pembunuhan sistematis yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap jurnalis Palestina. Kantor tersebut mendesak Federasi Jurnalis Internasional, Federasi Jurnalis Arab, dan seluruh lembaga pers di seluruh dunia untuk mengecam kejahatan yang terus berlanjut ini terhadap pekerja media di Jalur Gaza yang terkepung.
Pernyataan tersebut menyatakan bahwa pendudukan Israel, pemerintah Amerika Serikat, dan negara-negara lain yang terlibat dalam genosida, khususnya Inggris, Jerman, dan Prancis, bertanggung jawab penuh atas apa yang digambarkannya sebagai kejahatan keji dan biadab yang dilakukan terhadap jurnalis dan warga sipil di Gaza.
Kantor media mendesak komunitas internasional dan organisasi global terkait untuk segera mengambil tindakan guna mengutuk pelanggaran-pelanggaran ini, menuntut akuntabilitas di pengadilan internasional, dan mendesak penghentian segera perang genosida di Gaza.
Kantor media juga menegaskan kembali pentingnya melindungi jurnalis dan mengakhiri penargetan serta pembunuhan berkelanjutan terhadap pekerja media di Jalur Gaza.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:













































