Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditinggal Rismon, Kagama Cirebon: Proses Hukum Ijazah Jokowi Harus Jalan, Tidak Boleh Dianulir

7 hours ago 12
Rismon dan Heru Subagia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, menegaskan sikap organisasinya tetap independen dalam polemik dugaan ijazah Presiden Jokowi.

Ia juga memastikan Kagama Cirebon mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum hingga ke pengadilan.

Seperti diketahui, belum lama ini Rismon Sianipar mendadak mengakui keaslian Ijazah Jokowi. Setelah mengajukan permohonan RJ di Polda Metro Jaya, ia dipastikan keluar dari lingkaran pejuang polemik ijazah.

Heru bahkan mengungkap alasan dirinya tidak melakukan kunjungan silaturahmi Lebaran ke Solo, meskipun lokasi mudiknya relatif dekat.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga objektivitas.

Alasan Tidak Silaturahmi ke Solo

Heru menjelaskan dirinya memilih tidak datang ke Solo pada momentum Lebaran 2026.

Keputusan tersebut diambil meski ia berada di Magelang yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Solo.

Ia menegaskan langkah tersebut berkaitan dengan posisinya dalam polemik ijazah.

"Alasannya, saya adalah entitas independen yang saat ini melibatkan diri dari polemik ijazah pak Jokowi," ujar Heru kepada fajar.co.id, Minggu (29/3/2026).

Tegaskan Tidak Berafiliasi

Heru juga menekankan bahwa dirinya maupun Kagama Cirebon tidak memiliki keterkaitan politik dengan Jokowi.

"Tentunya saya tegaskan kita bukan bagian dari relawan ataupun saya politik, organisasi, atau yang terafiliasi terhadap Pak Jokowi," ucapnya.

Dikatakan Heru, tidak ada kepentingan yang mengharuskan dirinya melakukan kunjungan ke Solo dalam waktu dekat.

"Karenanya, saya bisa mengatakan bahwa untuk sementara waktu memang kita tidak mempunyai kepentingan yang mengharuskan dominan untuk bisa hadir atau bersilaturahmi dengan pak Jokowi," tukasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |