Sekolah Daring tapi MBG Tetap Jalan, Iman Zanatul Haeri: Efisiensi atau Eksperimen Baru?

5 hours ago 5

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kebijakan pemerintah yang memastikan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di tengah rencana pembelajaran daring terus menjadi pembicaraan publik.

Kepala Bidang Advokasi Guru Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mempertanyakan logika efisiensi anggaran jika dua kebijakan tersebut dijalankan bersamaan.

Dikatakan Iman, rencana pembelajaran daring justru bisa membuat penyaluran MBG ikut diberhentikan sementara.

“MBG tetap jalan, tapi direncanakan ada pembelajaran daring? Bagaimana ini? Efisiensinya sebelah mana?,” ujar Iman dikutip fajar.co.id, Senin (23/3/2026).

MBG Terancam Tidak Tersalurkan

Iman menegaskan, jika siswa belajar dari rumah, maka distribusi MBG ke sekolah otomatis tidak dapat dilakukan seperti biasa.

Hal ini justru menimbulkan persoalan baru dalam implementasi program.

“Mohon maaf pak, kalau anak-anak belajar daring dari rumah, otomatis MBG tidak tersalurkan ke sekola-sekolah,” sebutnya.

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut sebenarnya sudah menjadi bentuk penghematan secara alami, karena program tidak berjalan selama siswa tidak hadir di sekolah.

“Bukankah dengan MBG tidak berjalan karena belajar daring adalah penghematan dengan sendirinya?," lanjutnya.

Pertanyakan Skema Distribusi

Iman juga mempertanyakan skema distribusi apabila program tetap dipaksakan berjalan selama pembelajaran daring.

Menurutnya, berbagai opsi yang mungkin dilakukan justru berpotensi menambah beban biaya.

“Jika MBG dipaksakan disalurkan selama pembelajaran daring, bukankah itu tidak efisien?," tegasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |