Soroti Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG, Umar Hasibuan: Gue Nggak Ikhlas

3 hours ago 9
Tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Hasibuan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Tokoh Nadhatul Ulama (NU), Umar Hasibuan menyoroti keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) soal pembelian sepeda motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Lewat unggahan di media sosial X pribadinya, Umar Hasibuan memberikan sindiran keras ke Kepala BGN, Dadan Hindayana soal keputusan ini.

Ia menyebut Dadan sebagai pejabat yang modelnya tidak jelas. Soal keputusan pembelian motor listrik disebutnya sebaiknya menggunakan dana pribadi.

Hanya saja, untuk pembeliannya justru menggunakan uang dari rakyat. Keputusan ini yang membuat Umar tidak ikhlas soal keputusan ini.

“Knp ya ada pejabat model ini ges? Klu pakai duitmu kita gak keberatan tp ini duit pahak saya kau beli motor yg gak urgent,” tulisnya dikutip Jumat (10/4).

“Gue gak ikhkas kalian gmn ges?,” ungkapnya.

Penjelasan Kepala BGN

Sementara itu, Kepala BGN Dadan, Hindayana menyampaikan bahwa pengadaan motor listrik untuk SPPG masuk ke dalam perencanaan anggaran 2025.

Kendati perencanaan dilakukan sejak tahun lalu, namun baru direalisasikan pengadaan secara administratif dan keuangan berlangsung pada 2026.

Hal tersebut karena proses akhir anggaran yang telah melalui mekanisme resmi pemerintah.

"Pada akhir tahun 2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah mengajukan SPM sehingga anggarannya masuk dalam RPATA atau Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran,” kata Dadan.

“Mekanisme ini sesuai PMK 84 Tahun 2025, di mana pembayaran dilakukan dalam dua tahap: termin 1 atas terselesaikannya 60 persen unit dan termin 2 untuk penyelesaian hingga 100 persen unit," jelas Dadan dalam keterangan resmi tertulis

Read Entire Article
Rakyat news| | | |