Pemain Muda PSM Makassar, Ricky Pratama
FAJAR.CO.ID — Pemain muda potensial PSM Makassar, Ricky Pratama, kini tengah berada di tengah sorotan tajam setelah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. Kasus ini bermula dari viralnya pengakuan seorang perempuan berinisial AD yang mengaku menjadi korban kekerasan, yang kemudian menimbulkan perhatian publik dan pihak berwajib.
Penganiayaan Terjadi di Indekos Makassar
Peristiwa penganiayaan tersebut dilaporkan terjadi pada 6 Februari 2026 di sebuah indekos di Jalan Anuang, Kelurahan Maricaya, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Korban yang merasa trauma mendalam mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel pada 15 Februari 2026 didampingi dua kuasa hukumnya untuk membuat laporan resmi.
"Kami datang ke SPKT dalam rangka mendampingi klien, perempuan yang begitu lemah terhadap penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu pemain sepak bola yang ada di kota Makassar," jelas kuasa hukum korban, Eko Saputra, saat ditemui Minggu malam.
"Jadi kami melaporkan kasus penganiayaan itu, karena lokus kejadian ada di wilayah naungan Polda Sulsel," tambahnya.
Korban Trauma dan Kesepian di Kota Makassar
Eko menegaskan bahwa korban mengalami trauma berat dan ketakutan yang mendalam akibat tindakan tersebut. "Sudah banyak ketakutan-ketakutan yang dia rasakan, karena dia ini sebatang kara di Kota Makassar, tanpa teman, tanpa keluarga, tanpa siapa pun," katanya.
Selain itu, Eko mengungkapkan bahwa terlapor adalah teman dekat sekaligus kekasih korban. "Jadi pemain sepak bola ini memang menjadi teman asmara, teman dekat, yang diharapkan bisa memberi perlindungan. Tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan justru mengkerdilkan perempuan," bebernya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































