Strategi Diplomasi Indonesia di Tengah Gejolak Global: Jansen Sitindaon Dukung Keanggotaan BoP

2 hours ago 3
Jansen Sitindaon

FAJAR.CO.ID - Di tengah meningkatnya ketegangan global akibat serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran yang menewaskan beberapa pejabat Iran, Indonesia mengambil langkah strategis dengan bergabung ke dalam Board of Peace (BoP). Keputusan ini mendapat dukungan dari politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, yang menilai langkah tersebut sangat tepat dan rasional untuk menjaga kepentingan nasional dan keamanan rakyat Indonesia.

Jansen Sitindaon menegaskan bahwa kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto selama setahun terakhir sudah sesuai dengan dinamika global yang penuh ketidakpastian. "Setelah melihat kejadian Venezuela, yang terbaru Iran, dan mungkin menyusul negara lainnya, menurutku sudah tepat langkah-langkah yang diambil dan tindakan yang dilakukan Pak Prabowo," katanya saat ditemui di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Kepentingan Nasional dan Diplomasi Pragmatik

Lebih lanjut, Jansen menjelaskan bahwa bergabung dengan BoP serta menjalin hubungan dengan Amerika dan negara lain merupakan strategi pragmatis yang dirancang untuk mengamankan kepentingan bangsa. Ia menyoroti kecanggihan militer dan kekuatan ekonomi Amerika yang menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan tersebut.

"Ditambah kekuatan ekonominya, apa yang dilakukan Pak Prabowo 1 tahun ini menurutku sudah tepat untuk kebaikan kita semua 280 juta rakyat Indonesia, keselamatan dan keamanan bangsa kita," bebernya.

Menghadapi Kritik dan Mengantisipasi Era Multilateralisme yang Erosi

Menanggapi kritik yang muncul di media sosial terkait sikap Indonesia terhadap Amerika, Jansen menegaskan bahwa dengan kemampuan militer dan ekonomi Indonesia yang masih terbatas, menghadapi Amerika secara langsung bukanlah pilihan realistis. "Kita mau melawan Amerika ini pake apa? Dengan kekuatan militer dan ekonomi kita yang sekarang masih terbatas?" jelasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |