Tekanan Meningkat, PSM Makassar Berpotensi Ganti Pelatih demi Selamatkan Tim dari Jurang Degradasi

4 hours ago 2
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha

FAJAR.CO.ID - Kekalahan beruntun yang dialami PSM Makassar dalam delapan laga terakhir putaran kedua Super League 2025-2026 memicu gelombang tuntutan dari suporter agar manajemen segera mengambil langkah tegas dengan memecat pelatih kepala Tomas Trucha. Kondisi ini semakin mendesak setelah PSM kalah saat menjamu Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Pare-pare, Senin (2/3) malam.

Suporter PSM Makassar khawatir tim kebanggaan mereka akan mengalami nasib serupa seperti PSIS Semarang yang terlambat melakukan perubahan hingga akhirnya terdegradasi musim lalu. Mereka juga tidak ingin PSM Makassar mengikuti jejak klub-klub besar lain seperti Persipura, PSS Sleman, dan Sriwijaya FC yang kini terpuruk di Liga 2.

Desakan Suporter dan Langkah Manajemen

Suporter menegaskan bahwa perubahan harus segera dilakukan di struktur kepelatihan agar performa tim dapat membaik. Mereka menilai Tomas Trucha paling bertanggung jawab atas penurunan kualitas permainan PSM Makassar yang hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir.

"Kami tidak ingin PSM Makassar bernasib sama seperti klub-klub yang terdegradasi akibat terlambat berbenah," jelas perwakilan suporter saat menyuarakan tuntutan mereka kepada manajemen klub.

Manajemen Siap Ambil Keputusan

Situasi semakin pelik ketika Tomas Trucha memilih menghilang dan enggan menemui suporter usai kekalahan dari Persita Tangerang. Namun, peluang pemecatan pelatih asal Republik Ceko ini cukup besar karena terdapat klausul dalam kontrak yang memungkinkan pengakhiran kerja sama sebelum masa kontrak berakhir pada Mei 2026.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |