Tempat Mangkal Waria di Pekuburan Makassar Dibongkar, Ditemukan Kondom dan Botol Lem

10 hours ago 13
Camat Panakkukang memimpin langsung penertiban Lapak Liar di Panaikang, diduga jadi markas waria

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar kembali melanjutkan giat penertiban dan pembongkaran terhadap lapak atau bangunan liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase di beberapa titik kota.

Penertiban tersebut tidak hanya menyasar lapak usaha yang melanggar aturan tata ruang, tetapi juga bangunan liar yang selama ini berdiri tanpa izin dan disinyalir menjadi lokasi "markas" berkumpulnya sejumlah komunitas.

Salah satunya adalah lokasi tempat berkumpul komunitas waria atau transpuan (transgender perempuan) di sekitar kawasan Pekuburan Panaikang, Jalan Urip Sumoharjo, Panakkukang.

Keberadaan lapak liar yang dijadikan tempat mangkal atau nongkrong tersebut dinilai telah mengganggu fungsi fasilitas umum dan memicu keluhan warga sekitar, terutama terkait ketertiban lingkungan dan kenyamanan aktivitas masyarakat.

Karena itu, pemerintah Kota mengambil langkah tegas dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi langsung sebelum proses pembongkaran.

Lurah Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Muthmainnah, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan oleh tim gabungan kecamatan dan kelurahan, melibatkan RT/RW setempat.

Langkah itu, merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang resah dengan aktivitas di sekitar lapak tersebut.

"Lapak yang kami tertibkan satu unit. Berdasarkan informasi warga, bangunan itu sudah lama kosong pada siang hari, namun pada malam hari sering ditempati (mereka komunitas) untuk berkumpul," ujar Muthmainnah, Minggu (15/2/2026).

Turut hadir dalam kegiatan penertiban tersebut Camat Panakkukang Syahril, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rendra, Lurah Panaikang Muthmainnah, serta jajaran Ketua RT dan RW setempat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |