Tim PSBS Biak
FAJAR.CO.ID, BIAK -- Tim penghuni dasar klasemen BRI Super League musim 2025/2026, PSBS Biak saat ini harus berhadapan dengan situasi pelik.
PSBS Biak kini dalam situasi yang berat dengan krisis performa yang dihadapi serta persaingan keluar dari zona merah.
Klasemen sementara menunjukkan bahwa PSBS Biak menduduki peringkat ke-18 (paling bawah) dengan hanya 18 poin dari 26 pertandingan.
Imbas dari posisi juru kunci yang ditempati tak lepas dari hasil tanpa kemenangan dalam 9 laga terakhir (7 kekalahan dan 2 imbang).
Kemenangan terakhir PSBS diraih jauh hari lalu, tepatnya pada 12 Januari 2026 melawan Bhayangkara FC (4-1).
Melihat catatan itu, bisa dikatakan tim asal Indonesia Timur ini tengah menghadapi krisis besar dari segi performa.
Gaji dan Performa Lini Belakang Jadi Biang Kerok
Tak kunjung meraih kemenangan serta hasil kekalahan yang menumpuk tentunya dari segi tim ada permasalahan besar yang dihadapi.
Di antaranya masalah besar yang begitu terlihat dari lini belakang. Hingga pekan ke-26, mereka sudah kebobolan 59 gol.
Jumlah ini menjadi yang terburuk di liga. Tidak ada tim lain yang kebobolan lebih dari 50 gol.
Tanpa perbaikan signifikan, peluang bertahan akan semakin kecil. Waktu mereka semakin terbatas di delapan laga tersisa.
Selain performa buruk di lapangan, tim juga sempat dihantui masalah internal seperti tunggakan gaji pemain.
Nama tim PSBS Biak juga terlihat muncul dalam daftar FIFA Registration Ban. Bahkan, mereka terlibat dalam lebih dari satu kasus.
Situasi ini berpotensi mengganggu stabilitas tim. Fokus pemain dan manajemen bisa terpecah.


















































