Timnas Iran
FAJAR.CO.ID - Timnas Iran menghadapi dilema besar menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Iran dikabarkan masih membuka peluang untuk berpartisipasi, namun dengan syarat mutlak yang harus dipenuhi, yakni memindahkan lokasi pertandingan babak penyisihan grup dari AS ke Meksiko.
Kondisi ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, terutama setelah serangan udara yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kejadian ini menjadi pukulan berat dan memicu keputusan penting dari Federasi Sepakbola Iran terkait partisipasi mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Permintaan Pemindahan Lokasi Pertandingan
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan bahwa pihaknya akan membahas proposal pemindahan pertandingan dengan FIFA. Ia menegaskan bahwa proposal ini merupakan usaha untuk memastikan tim nasional tetap bisa berlaga di Piala Dunia 2026.
"Kami berharap dapat menciptakan kondisi yang tepat agar para pemain tetap dapat berpartisipasi di Piala Dunia," katanya saat ditemui, menambahkan, "Kita perlu memanfaatkan semua faktor yang berkaitan dengan olahraga untuk memastikan partisipasi tim."
Keputusan Mundur Karena Faktor Keselamatan
Namun, di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa Federasi Sepakbola Iran sempat mengambil keputusan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 sebagai respons atas serangan udara Amerika Serikat baru-baru ini. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, mengingat semua pertandingan Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, yang menjadi arena ketegangan geopolitik.

















































