Veda Ega Tolak Selebrasi Champagne di Podium: Tegaskan Prinsip dan Nilai Pribadi

10 hours ago 11

FAJAR.CO.ID - Pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan bukan hanya karena prestasinya di lintasan, tetapi juga sikap tegasnya menolak tradisi selebrasi "champagne" yang lazim dilakukan para pembalap internasional saat naik podium.

Veda Ega yang baru berusia 17 tahun berhasil finis di posisi ketiga dalam ajang GP Brazil pada 22 Maret 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania. Prestasi ini sangat membanggakan mengingat ini adalah debutnya di kelas Moto3 bersama Honda Team Asia.

Sikap Tegas Veda Ega Tolak Champagne

Meski meraih hasil gemilang, Veda Ega secara tegas menolak merayakan kemenangan dengan cara yang umum dilakukan, yakni menyemprotkan champagne. Ia menjelaskan bahwa alasan utamanya adalah karena usianya yang masih di bawah 18 tahun sehingga tidak diperbolehkan merayakan podium menggunakan minuman beralkohol.

"Oh yang champagne saya kan memang masih di bawah 18 tahun jadi gak boleh merayakan podium jadi saya memang gak boleh merayakan podium pakai itu," katanya saat diwawancara pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Prinsip Agama Jadi Landasan

Selain itu, Veda Ega yang memeluk agama Islam menegaskan bahwa penggunaan minuman beralkohol dalam selebrasi juga bertentangan dengan keyakinannya. Ia pun menolak tradisi tersebut karena dianggap haram.

"Dan itu juga haram jadi yah gak boleh," jelasnya.

Veda menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan nilai pribadi dan prinsip yang ia pegang teguh sejak awal kariernya.

"Saya sangat menghargai tradisi di dunia balap, tapi untuk selebrasi champagne, saya memilih untuk tidak melakukannya," bebernya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |