Viral Joget Mitra MBG hingga Lapor Polisi Usai Dihujat, Ferry Koto: Memang Potensi Rugikan Negara dari Hulu

6 hours ago 8

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Loyalis Prabowo-Gibran, Ferry Koto, kembali bicara terkait polemik mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral usai memamerkan pendapatan Rp6 juta per hari.

Ia menganggap bahwa sistem tata kelola program tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Pernyataan itu disampaikan Ferry menyusul langkah mitra MBG yang melaporkan akun media sosial karena dianggap menyebarkan video jogetnya serta melontarkan kritik.

Dikatakan Ferry, desain program MBG perlu dikaji secara serius agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Potensi Kerugian Negara

Dikatakan Ferry, skema pengelolaan MBG saat ini membuka celah potensi kerugian negara, terutama jika tidak diawasi secara ketat dari hulu hingga hilir.

"Rancang sistem tata kelola program MBG saat ini, memang potensi merugikan keuangan negara dari hulu ke hilir," ujar Ferry dikutip fajar.co.id, Senin (23/3/2026).

Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

"Sesuai UU Tipikor, setiap tindakan dan kebijakan yang merugikan keuangan negara, baik menguntungkan pembuat kebijakan maupun orang lain, adalah korupsi," lanjutnya.

Joget Berujung Penjara

Ferry juga menyinggung aksi mitra MBG yang viral karena memamerkan keuntungan sambil berjoget.

Ia menegaskan, jika sistem tersebut terbukti merugikan negara, maka konsekuensi hukum bisa menjerat pihak terkait.

"Mitra joget-joget untung, kalau ditelusuri ternyata nanti sistemnya merugikan uang negara," imbuhnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |