Wacana Nasdem Melebur ke Gerindra, Saan Mustofa: Saya Cukup Kaget Juga Mendengar Isu Fusi Ini

10 hours ago 8
Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa -- Antara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Belakangan ini, isu penggabungan antara Partai NasDem dan Partai Gerindra mencuat ke permukaan. Wacana ini menjadi sorotan lantaran kedua partai termasuk yang memiliki kursi signifikan di parlemen dan tergolong sebagai kekuatan besar dalam peta politik nasional.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa, buka suara. Ia menilai bahwa gagasan peleburan antarpartai sejatinya bukan hal baru dalam dunia politik.

"Saya baru dengar dan cukup kaget juga mendengar isu fusi ini. Dalam istilah politik, tepatnya fusi, bukan merger atau akuisisi, yaitu Gerindra dengan NasDem," ujar Saan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/2).

Lebih lanjut, menurutnya, wacana fusi partai merupakan ide yang lumrah. Ia mencontohkan pada tahun 1973 silam, sejumlah partai pernah melebur menjadi tiga partai besar. "Sebagai ide atau gagasan, itu hal biasa. Tentu perlu dipikirkan dan dipertimbangkan," tambahnya.

Kendati demikian, Saan menekankan bahwa untuk mewujudkan fusi, ada sejumlah aspek fundamental yang harus dikaji, seperti ideologi, identitas, dan eksistensi masing-masing partai. Sebab, setiap partai didirikan dengan latar belakang filosofi, motivasi, dan semangat yang berbeda-beda.

"Jadi sekali lagi, sebagai gagasan itu biasa. Tapi jika benar-benar hendak diwujudkan, banyak hal yang mesti dipikirkan, didiskusikan, dan direncanakan dengan matang," tegasnya.

Saan juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan internal di tubuh Partai NasDem mengenai rencana fusi tersebut. "Kami masih fokus pada konsolidasi internal," katanya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |