Inara Rusli Sampaikan Permohonan Maaf Mendalam di Bulan Ramadan terkait Kasus Dugaan Perzinaan

9 hours ago 13
Inara Rusli. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo:

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Di tengah momentum bulan suci Ramadhan, Inara Rusli akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf terkait kasus dugaan perzinaan yang menjeratnya.

Permintaan maaf ini disampaikan melalui video dan pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram pribadinya, mommy_starla, sebagai bentuk refleksi dan proses panjang atas kesalahan yang telah diperbuat.

Permohonan Maaf yang Lahir dari Kesadaran dan Perenungan Panjang

Dalam pernyataannya, Inara Rusli tidak secara eksplisit menyebut nama Wardatina Mawa, namun isi permintaan maafnya diduga kuat ditujukan kepada Mawa, yang merasa tersakiti akibat pernikahan siri Inara dengan Insanul Fahmi, suami sah Mawa. "Ku tuliskan ini bukan dari tempat yang paling benar, melainkan dari hati yang sedang belajar jujur pada dirinya sendiri," katanya.

Dia menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut bukanlah untuk mencari pengampunan, melainkan sebagai pengakuan atas kesalahan yang telah menyakiti hati orang lain. "Aku menyesal bukan karena ingin dimaafkan, melainkan karena akhirnya paham, ketidaksengajaan pun bisa melukai, dan ketidaktahuan bukan alasan untuk abai," bebernya.

Harapan dan Sikap Inara Rusli ke Depan

Meski ada jeda waktu yang cukup lama sejak laporan polisi dibuat oleh Mawa, Inara menegaskan bahwa permintaan maaf ini lahir dari proses perenungan yang mendalam dan niat untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. "Jika maaf ini sampai padamu, anggaplah ia sebagai niat yang sedang belajar bertumbuh. Tak dimaksudkan untuk menghapus, apalagi memaksa lupa," jelasnya.

Lebih lanjut, Inara Rusli menyampaikan, "Ia hanya pengakuan sederhana bahwa aku keliru, aku bertanggung jawab atas jejak yang kutinggalkan dan aku ingin menjadi lebih baik, pelan-pelan, dengan kesungguhan. Dan bila waktu mengizinkan, semoga maaf ini menjadi awal yang tenang. Untuk menata langkah agar esok lebih berhati-hati dalam melangkah." Dia juga menghormati apapun keputusan Mawa terkait penerimaan maaf tersebut.

"Dari seorang ibu, seorang manusia, yang memilih bertumbuh dengan rendah hati, demi menyambut hari-hari ke depan dengan jiwa yang lebih damai," pungkas Inara Rusli menutup pernyataannya. (fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |