Kecam Operasi ICE di Mennesota, Barack Obama Kecam Pemerintahan Trump sebagai Rezim Otoriter

13 hours ago 14
Mantan Presiden AS, Barack Obama

FAJAR.CO.ID, NEW YORK -- Mantan Presiden AS, Barack Obama mengecam operasi ICE di Minnesota, membandingkan penindakan imigrasi tersebut dengan rezim otoriter.

Barack Obama mengkritik keras operasi Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) baru-baru ini di Minnesota, membandingkan perilaku agen federal dengan praktik yang terlihat di negara-negara otoriter dan kediktatoran.

Dalam sebuah wawancara dengan komentator politik Brian Tyler Cohen, Obama menggambarkan apa yang disebutnya perilaku menyimpang oleh petugas federal sebagai sangat mengkhawatirkan dan berbahaya.

Operasi ICE di Minnesota diluncurkan di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump dan melibatkan ribuan agen federal yang melakukan penggerebekan dan penangkapan besar-besaran selama beberapa minggu. Menurut para pejabat, tindakan tersebut menargetkan tersangka kriminal. Namun, penindakan imigrasi Trump memicu protes luas dan kemarahan nasional.

Obama, yang sebelumnya mengkritik penggerebekan ICE sebagai tindakan yang melanggar hukum, melangkah lebih jauh dalam wawancara tersebut, memperingatkan bahwa perilaku tersebut mengancam norma-norma demokrasi di AS. “Di masa lalu, kita telah melihat perilaku semacam ini di negara-negara otoriter dan kediktatoran,” katanya dilansir Al Mayadeen, Minggu (15/2/2026).

Pernyataan mantan presiden tersebut menambah kritik politik yang semakin meningkat terhadap kampanye penegakan hukum, yang menurut para penentang merupakan perluasan agresif dari wewenang imigrasi federal.

Protes dan reaksi publik

Protes penegakan hukum imigrasi meningkat setelah dua penembakan fatal selama operasi tersebut, meningkatkan tekanan pada Gedung Putih dan menarik perhatian nasional yang lebih besar.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |