Laporan Penganiayaan Pemain Sepak Bola Timnas ke Polda Sulsel Picu Perhatian Serius, Pemain PSM Makassar?

8 hours ago 11

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Seorang korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh pemain sepak bola berlabel timnas dan Super League melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polda Sulawesi Selatan. Korban yang merupakan pacar pelaku kini mengalami trauma mendalam dan menjalani kehidupan sebatang kara tanpa dukungan keluarga di Kota Makassar.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada 6 Februari 2026 di sebuah indekos di Jalan Anuang, Kelurahan Maricaya, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. AD, korban kekerasan, tiba di SPKT Polda Sulsel didampingi dua kuasa hukumnya untuk melaporkan peristiwa tersebut. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/190/II/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 15 Februari 2026.

"Kami datang ke SPKT dalam rangka mendampingi klien, perempuan yang begitu lemah terhadap penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu pemain sepak bola yang ada di kota Makassar. Jadi kami melaporkan kasus penganiayaan itu, karena lokus kejadian ada di wilayah naungan Polda Sulsel," kata kuasa hukum AD, Eko Saputra, saat ditemui pada Minggu, 15 Februari.

Eko menjelaskan bahwa pelaku merupakan teman dekat sekaligus kekasih korban. Namun, bukannya memberikan perlindungan, pelaku justru melakukan tindakan kekerasan yang menyebabkan trauma serius bagi AD. "Jadi pemain sepak bola ini memang menjadi teman asmara, teman dekat, yang diharapkan bisa memberi perlindungan. Tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan justru mengkerdilkan perempuan. Padahal tindakan ini jangankan hubungan asmara atau pacaran, hubungan keluarga pun sangat disayangkan kalau ada kejadian seperti itu," bebernya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |