Prabowo Bertemu Ray Dalio dan 11 Taipan Bahas BPI Danantara

1 month ago 39
Presiden RI Prabowo Subianto bersama investor asal Amerika Serikat Ray Dalio, para pengusaha besar asal Indonesia, dan para menteri Kabinet Merah Putih melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/3/2025). ANTARA/Galih Pradipta Presiden RI Prabowo Subianto bersama investor asal Amerika Serikat Ray Dalio, para pengusaha besar asal Indonesia, dan para menteri Kabinet Merah Putih melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/3/2025). ANTARA/Galih Pradipta

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa nasihat kritis dari sosok investor tingkat global Ray Dalio diperlukan oleh Indonesia untuk mengembangkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) agar bisa optimal.

"Saya rasa Anda berada dalam posisi yang dapat berbicara kepada kami secara terbuka dan juga secara kritis. Saya rasa kami memang memerlukan nasihat-nasihat yang kritis ini, saya rasa kuncinya," kata Prabowo saat menyambut dan menerima kehadiran Ray Dalio dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

BPI Danantara menjadi topik yang dibahas mendalam dalam pertemuan dengan Ray Dalio.

Prabowo menilai Ray Dalio adalah sosok yang tepat untuk berbagi masukan dalam pengembangan Danantara karena Ray telah memiliki pengalaman mengembangkan badan pengelolaan investasi lainnya di tingkat global, seperti di kawasan Timur Tengah serta negara Asia lainnya.

Presiden berharap para pengusaha dan jajaran pejabat di Indonesia bisa belajar dari nasihat-nasihat Ray Dalio.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa beruntung karena investor itu mau membagikan pengalamannya yang luas dalam hal berinvestasi kepada pemerintah dan para pengusaha Indonesia.

Ke depannya, Kepala Negara berharap Ray Dalio dapat menjadi teman baik bagi Indonesia, khususnya untuk berbagi pengalaman yang jauh lebih mendalam dalam menjalankan badan investasi.

"Kami sangat beruntung Anda bisa hadir di sini dengan pengalaman-pengalaman Anda, dengan berbagai pengalaman yang sangat jelas dan luas di ekonomi global, dengan berbagai pengalaman di Asia, di Timur Tengah, dan di dunia. Serta kami sangat beruntung dengan Anda hadir di sini sebagai seorang sahabat," ujar Presiden.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |