Sambut Ramadan 1447 Hijriah, Muhammadiyah Makassar Siapkan Ratusan Dai ke Berbagai Masjid

11 hours ago 12
Suasana Refreshing Muballigh.

Fajar.co.id, Makassar – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Majelis Tabligh Muhammadiyah Makassar menggelar acara penguatan bagi para muballighnya, Sabtu, 7 Februari 2026.

Ratusan dai berkumpul di Masjid Baiturahman, Panaikang, untuk mengikuti kegiatan "Pengajian & Refreshing Muballigh" yang digelar bersama PCM Tello Baru.

Forum ini dirancang bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah strategis menyiapkan barisan dakwah menghadapi kompleksitas zaman.

Keteguhan Ideologi Jadi Fondasi Utama

KH. Muh Said Abd. Shamad, Lc, selaku Ketua PDM Makassar, membuka acara dengan menekankan hal mendasar. Beliau menegaskan pentingnya keteguhan ideologi dan akhlak seorang muballigh. Para dai, menurutnya, harus menjadi teladan hidup di masyarakat sambil menjaga kemurnian akidah di tengah beragamnya arus pemikiran.

"Semoga para muballigh terus memberikan pelayanan pencerahan kepada ummat dan menjadi contoh," pesannya.

Refreshing Sebagai Penguatan Jelang Tugas

Di sisi lain, Ketua Majelis Tabligh PDM Makassar, Munir Abd. Rahman, menjelaskan tujuan spesifik acara ini. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk penguatan dan penyegaran bagi para dai sebelum mereka bertugas penuh selama Ramadan nanti.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus mempererat tali silaturahmi antar para muballigh se-Kota Makassar," ungkapnya.

Ia menambahkan, ada beberapa hal krusial yang dibahas. Salah satunya adalah standarisasi dan peningkatan kualitas dakwah itu sendiri. Munir berharap para dai tidak cuma punya bekal ilmu agama yang kuat, tapi juga mampu berkomunikasi dengan cara yang adaptif.

"Kami ingin para muballigh Muhammadiyah tidak hanya memiliki bekal ilmu agama yang kuat, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang adaptif dengan perkembangan zaman," tuturnya.

Dakwah Menyejukkan

Munir juga mengungkapkan skala penugasan tahun ini. Sebanyak 182 muballigh akan disebar ke berbagai masjid di Makassar dan sekitarnya sepanjang Ramadan. Harapannya, pesan dakwah yang disampaikan bisa benar-benar bijak dan menyejukkan.

Ia pula berharap pentingnya dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan. "Di tengah dinamika sosial yang ada, muballigh harus menjadi penyejuk dengan bil hikmah dan pemberi solusi bagi persoalan umat, dengan kedamaiaan," tambahnya.

Nada serupa ia sampaikan mengenai pendekatan. "Kami menekankan agar penyampaian dilakukan dengan hikmah dan tidak menyinggung pihak mana pun," ujar Munir Abdul Rahman.

Dihadiri Tokoh Kunci dan Ratusan Peserta

Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan sejumlah pemateri berpengaruh. Di antaranya adalah Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel Dr. KH. Abbas Baco Miro, Lc, MA, Wakil Ketua PDM Makassar KH. Sudirman, S.Ag, serta Wakil Ketua Lazismu Sulsel Dr. Alimuddin, S.Ag., M.Ag. Mereka memberikan suntikan materi dan semangat baru.

Hadir memenuhi masjid, ratusan peserta yang terdiri dari unsur PDM/Aisyiyah Kota Makassar, para muballigh, pimpinan cabang dan ranting se-Kota Makassar, serta warga dan simpatisan. Suasana terasa hangat, penuh keakraban, sekaligus serius menyambut amanah dakwah di bulan yang penuh berkah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |