Di Tengah Polemik Ijazah, Jokowi Didatangi Kagama: Jangan Ada Maaf

14 hours ago 13

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Kagama Cirebon dan rombongannya kembali mengunjungi kediaman Presiden ke-7, Jokowi, di Solo, Selasa (27/1/2026).

Dikatakan Heru, dalam kunjungan tersebut, pihaknya bersama Jokowi bercerita banyak hal. Tidak terkecuali terkait polemik ijazah palsu.

Apalagi, pada hari yang sama Roy Suryo Cs sedang berada di Polda Metro Jaya bersama Rocky Gerung selaku tenaga ahlinya.

"Dalam pembicaraan, saya sampaikan poin-poin yang sangat penting bahwa pak Jokowi harus konsisten dengan omongannya," ujar Heru kepada fajar.co.id usai pertemuannya dengan Jokowi.

Ia menekankan bahwa Jokowi harus tetap konsisten dengan pernyataan sebelumnya. Roy Suryo Cs telah menghina dirinya, sehina-hinanya.

"Jalur hukum adalah solusi yang paling pasti," sebutnya.

Lanjut Heru, Jokowi juga tidak boleh serta-merta memberikan maaf seandainya Roy Suryo Cs datang ke Solo seperti Eggy Sudjana.

"Jokowi jangan 'hina' atau memberikan maaf seperti yang dilakukan Eggy Sudjana dan teman-teman," Heru menuturkan.

"Perlu tegaskan kembali posisi saya selaku Ketua Kagama, hanya menginginkan kepastian hukum yang sudah berjalan itu sebaiknya dikawal," tambahnya.

Ia mendorong agar kedua belah pihak untuk sama-sama mempersiapkan diri menghadapi persidangan nantinya.

"Ini menjadi acuan kita, Kagama Cirebon, betul-betul (mendorong) agar proses hukum wajib dilaksanakan tanpa pengecualian," tandasnya.

Sebelumnya, Rocky Gerung hadir di Polda Metro Jaya, pada Selasa (27/1/2026) memberikan keterangan sebagai ahli yang diajukan oleh tiga tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Jokowi, yakni Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |