Suara Kokpit 2 Jam Terekam, KNKT Selangkah Lagi Bongkar Penyebab Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

12 hours ago 14
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Proses pengungkapan penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT terus menunjukkan perkembangan.

Tim investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan dua perangkat vital, Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR), telah berhasil diunduh dan siap dianalisis lebih lanjut.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyebut keberhasilan readout kedua instrumen tersebut menjadi tonggak penting dalam rangkaian investigasi kecelakaan pesawat rute Yogyakarta-Makassar itu.

“Berdasarkan hasil proses readout, FDR diketahui merekam hingga 171 jam pengoperasian pesawat yang mencakup lebih dari 180 parameter data penerbangan," ujar Soerjanto kepada awak media, Selasa (27/1/2026).

"Sementara itu, instrumen CVR berhasil merekam percakapan di kokpit dengan durasi sekitar 2 jam,” tambahnya.

Ia menjelaskan, momen-momen krusial saat pesawat mengalami insiden dalam penerbangan menuju Makassar terekam dengan jelas oleh kedua alat perekam tersebut.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai situasi teknis maupun komunikasi kru sebelum insiden terjadi,” kata Soerjanto.

Dalam proses investigasi, KNKT tidak bekerja sendiri. Soerjanto mengungkapkan, mengingat pesawat yang terlibat merupakan produk luar negeri, pengunduhan hingga analisis data turut melibatkan tenaga ahli internasional.

"Proses ini melibatkan Accredited Representative dari Bureau d'Enquêtes et d'Analyses pour la sécurité de l'aviation civile (BEA) Prancis serta Technical Advisor dari Avions de Transport Régional (ATR)," lanjutnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |