Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE) atau Pusat Perkumpulan Pemuda Indonesia sekaligus analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE) atau Pusat Perkumpulan Pemuda Indonesia sekaligus Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen, sikap negarawan, dan seruan tanggung jawab moral (moral force) dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia menyoroti penegasan Kapolri bahwa institusi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap jajaran dan masyarakat Indonesia.
Founder Nasky Milenial Center itu menilai, pernyataan dan seruan moral force dari Kapolri menunjukkan bahwa fungsi dan kinerja Korps Bhayangkara harus diperkuat, bukan dilemahkan. Menurutnya, melemahkan Polri akan membahayakan independensi institusi serta stabilitas bangsa dan posisi Presiden.
“Pernyataan komitmen dan sikap negarawan Kapolri yang konsisten menjaga dan memperkuat fungsi Polri mendapat dukungan publik, serta sepenuhnya didukung seluruh fraksi Komisi III DPR RI melalui hasil keputusan rapat kerja bersama Kapolri dan jajarannya,” jelas Nasky.
Ia menyoroti, salah satu dari 8 poin keputusan raker Komisi III DPR RI bersama seluruh anggota fraksi dan Kapolri menegaskan bahwa Polri tetap berada di bawah Presiden. Keputusan ini dinilai bijaksana, tepat, sesuai amanah konstitusi, dan sejalan dengan amanat reformasi 1998.
“Oleh sebab itu, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, kami sepenuhnya mendukung dan mengawal keputusan Komisi III DPR RI sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku di NKRI,” kata Nasky dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/1/2025).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:















































