MUI Nilai BoP Tak Berpihak Palestina: Baiknya Pak Prabowo Tarik Diri Aja

4 hours ago 7
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), M. Cholil Nafis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyoal keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP). Dia meminta Presiden Prabowo Subianto menarik diri.

“Baiknya Pak Prabowo menarik diri aja,” kata Cholil dikutip dari unggahannya di X, Rabu (28/1/2026).

Menurut Cholil, BoP tak berpihak pada Palestina. Masuknya Indonesia ke BoP, menunjukkan Indonesia juga akan dianggap tak berpihak pada Palestina.

“Indonesia bergabung dengan Board of Peace itu jelas tidak berpihak kepada Pelestina,” ujarnya.

Pasalnya, Cholil mengatakan BoP digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Israel juga bagian dari keanggotaan BoP.

“Karena dalam penggagas Trump dan anggotaannya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak ada negara palestina,” ucapnya.

Belum lagi, tiap anggota mesti mengeluarkan biaya fantastis: USD 1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun per negara.

“Anehnya lagi, Indonesia masih ditarik bayaran keanggotaan,” pungkasnya.

Presiden Prabowo diketahui telah resmi mendatangani piagam BoP. Dilakukan dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss, Rabu (22/1).

Tiap anggota, mesti mengeluarkan biaya fantastis: USD 1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun per negara.

Awalnya, Board of Peace digagas untuk mengawasi pembangunan kembali Jalur Gaza pascaperang Israel–Palestina. Namun, laporan Al Jazeera menyebut mandat lembaga itu kemudian diperluas ke penyelesaian konflik internasional secara umum.

Sebanyak 19 kepala negara, kepala pemerintahan, dan menteri luar negeri hadir dalam penandatanganan BoP.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |