Tak Ingin Nyawa Warga Terancam, Khofifah Pastikan Pelayanan Kesehatan Gratis Usai BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

9 hours ago 10
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (ANTARA/Biro Adpim Jatim)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat guna memastikan warganya mendapatkan pelayanan kesehatan sebagaimana mestinya.

Langkah tersebut menyusul penonaktifan BPJS Kesehatan PBI JK yang berlaku sejak 1 Februari 2026, sebagaimana Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026.

Khoffifah meminta masyarakat tidak panik, terutama bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan rutin.

Dia memastikan masyarakat yang JKN PBI-nya dinonaktifkan tetap bisa berobat secara gratis di tengah proses pemutakhiran data.

“Prinsip utamanya adalah keselamatan pasien. Saya telah menginstruksikan OPD Pemprov Jatim yang terkait untuk memastikan tidak boleh ada penolakan layanan kesehatan bagi warga, khususnya pasien kronis dan darurat, di tengah proses pemutakhiran data ini," kata Khofifah, Rabu (11/2).

Guna memastikan sikap tersebut diterapkan di tengah masyarakat, Khofifah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Jawa Timur untuk melakukan langkah mitigasi strategis.

“Saat ini, seluruh jajaran OPD Pemprov yang terkait telah kami perintahkan untuk bergerak cepat untuk melakukan mitigasi strategis, sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Jawa Timur yang rentan dalam masa transisi pemutakhiran data ini berlangsung " ujar Khofifah.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bersama seluruh fasilitas kesehatan telah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, terutama bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis segera akibat penyakit kronis, penyakit katastropik, maupun kondisi darurat medis.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |