THR PNS, PPPK, Polri, TNI dan Pensiunan Mulai Disalurkan 26 Februari 2026? Intip Estimasi Nominal Sesuai Jabatan

20 hours ago 12
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (foto: dok Kemenkeu)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, TNI, dan Polri pada tahun 2026 ditargetkan cair mulai minggu pertama bulan Ramadan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lagi-lagi tampil sebagai pembeda. Ia mengubah tradisi THR ASN H-10 atau dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum Idulfitri, demi mendongkrak belanja publik di quartal pertama.

"Percepatan (pembayaran THR) ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan belanja masyarakat lebih awal dan mendorong perputaran ekonomi," ujar Purbaya di Jakarta belum lama ini.

Mengingat awal Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026, maka pencairan diperkirakan mulai berjalan pada kisaran 26 Februari 2026 atau pada hari Kamis pekan depan.

Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan penyaluran THR tahun ini lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah memastikan akan mencairkan anggaran THR sebesar Rp 55 triliun dalam waktu yang tidak lama lagi atau pada pekan pertama bulan Ramadhan.

“(Pencairan THR) Minggu pertama puasa. Sebentar lagi,” kata Purbaya.

Untuk THR tahun 2026, pemerintah mengalokasikan total dana sebesar Rp55 triliun, meningkat sekitar 10,22% dibandingkan tahun sebelumnya.

Anggaran THR tersebut termasuk dalam proyeksi belanja negara kuartal I-2026 yang mencapai Rp809 triliun secara keseluruhan.

Secara rinci, pemerintah juga menggelontorkan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus Rp13 triliun.

Dengan demikian masyarakat jadi punya modal untuk belanja lebih cepat. Uang yang mengalir ke pasar dan toko-toko ini akan ekonomi jadi lebih "hidup" sejak awal tahun.

Sebaliknya jika semua orang belanja di waktu yang sama (menjelang Lebaran), harga barang biasanya melonjak tinggi. Sedangkan kalau THR cair lebih awal, orang bisa cicil belanja dari sekarang, jadi permintaan barang lebih stabil dan harga tidak kaget atau naik gila-gilaan.

Begitupun dengan warung atau toko kecil jadi dapat pemasukan lebih cepat. Uang dari hasil jualan itu bisa mereka pakai lagi buat modal stok barang tambahan untuk menyambut lebaran.

Masyarakat jadi tidak perlu berhutang atau pakai kartu kredit buat persiapan awal Ramadan. Keuangan keluarga jadi lebih tenang karena dana cadangan sudah tersedia di tangan sejak akhir Februari.

Adapun komponen THR Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, serta anggota Polri dan pensiunan meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan/umum, dan tunjangan kinerja.

Khusus untuk CPNS, THR diberikan sebesar 80% dari gaji pokok.

Pencairan untuk pensiunan biasanya mengikuti jadwal yang berdekatan, dengan estimasi serentak sekitar H-10 Idul Fitri atau pertengahan Maret 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai rincian besaran per golongan dapat dipantau melalui kanal resmi seperti Sekretariat Kabinet atau Kementerian Keuangan.

Estimasi Nominal THR Berdasarkan Golongan atau Jabatan

Estimasi nominal THR 2026 didasarkan pada akumulasi gaji pokok, tunjangan melekat (keluarga, pangan, jabatan), serta 100% tunjangan kinerja (tukin) bagi pegawai di instansi pusat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |