Bersitegang dengan Dokter Tifa, Faizal Assegaf: Jangan Klaim Peneliti tapi Faktanya Pengusung Informasi Bohong

8 hours ago 8
Faizal Assegaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kritikus sosial, Faizal Assegaf, kembali bicara setelah sebelumnya bersitegang dengan Dokter Tifauzia Tyassuma terkait polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Jokowi.

Faizal menegaskan pentingnya kejujuran dan sikap objektif dalam menyikapi kontroversi yang tengah memanas di publik.

Ia mengingatkan bahwa perdebatan yang saling mengandalkan fitnah dan kebencian tidak akan menghasilkan penyelesaian yang sehat.

"Bila dua kubu berbeda sikap dan saling mengandalkan fitnah, kebohongan, dan kemunafikan, maka jalan terbaik bagi kaum cerdas dan beriman ada di arus tengah,” ujar Faizal di X @faizalassegaf (30/11/2025).

Dikatakan Faizal, kaum intelektual harus menjunjung prinsip klarifikasi dan verifikasi, bukan ikut terseret arus opini tanpa dasar.

“Peneliti, akademisi, kaum agamis, generasi muda cerdas selalu mengedepankan klarifikasi, verifikasi, konfirmasi, tabayun, agar kebenaran informasi dipastikan secara jujur dan benar,” ungkapnya.

Faizal meminta agar perbedaan pandangan tidak dijadikan alasan untuk menghalalkan cara, termasuk menyebarkan kebencian hingga fitnah.

“Sekalipun pihak yang kita anggap musuh, tidak dibenarkan menghalalkan kebohongan, kebencian dan fitnah demi memenangkan tujuan atas dasar kebencian membabi-buta,” katanya.

Ia menyindir pihak-pihak yang menurutnya tampil dengan label agama atau akademisi, namun menyebarkan informasi yang tak diverifikasi.

"Jangan pernah bertopeng agama, klaim peneliti atau akademis tapi faktanya kawanan pengusung informasi bohong tanpa konfirmasi,” tandasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |