Ilustrasi ASN
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah tengah mempersiapkan penerapan skema Single Salary untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2026. Sistem ini bertujuan menyederhanakan struktur penghasilan ASN dengan menggabungkan berbagai komponen gaji menjadi satu paket penghasilan utama, sekaligus menekankan prinsip keadilan dan transparansi berbasis tanggung jawab, risiko pekerjaan, dan performa individu.
Bagaimana Skema Single Salary?
Skema Single Salary dirancang sebagai paket total reward, bukan sekadar penggabungan angka gaji pokok, tunjangan, dan insentif lainnya. Menurut Kemenpan RB, pendekatan ini akan memperhitungkan baik aspek finansial maupun non-finansial, serta kualitas kinerja ASN secara individu.
Dalam sistem ini, jabatan, grading, dan “harga” pekerjaan menjadi penentu utama besaran gaji, sehingga dua ASN dengan jabatan sama bisa menerima gaji berbeda, tergantung beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan masing-masing.
Tiga Komponen Penentu Gaji ASN
Menurut konsep Single Salary, tiga faktor utama menentukan besaran gaji ASN:
- Beban Kerja: Tingkat kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan sehari-hari.
- Tanggung Jawab: Besaran keputusan dan dampak yang dihasilkan dari jabatan.
- Risiko Pekerjaan: Potensi risiko yang harus dihadapi, termasuk tekanan kerja atau konsekuensi keputusan.
Dengan pertimbangan ini, ASN yang menunjukkan kinerja gemilang dan bertugas di posisi dengan tanggung jawab besar akan menerima penghasilan lebih tinggi dibanding rekan sejawatnya.
Penghapusan Golongan dan Sistem Grading Jabatan
Salah satu perubahan fundamental dari Single Salary adalah penghapusan golongan I, II, III, dan IV, digantikan dengan sistem Grading Jabatan. Sistem baru ini dinilai lebih adil dan transparan karena:
- Berdasarkan bobot tanggung jawab dan risiko pekerjaan.
- Tidak lagi hanya mengandalkan masa kerja atau pangkat.
- Mengurangi potensi isu sosial antar-ASN terkait golongan.
Dengan demikian, ASN memiliki peluang menerima bayaran yang sesuai performa dan kinerja maksimal, sekaligus menghilangkan ketimpangan yang muncul dari sistem lama.
Simulasi Gaji ASN dalam Single Salary
Hingga saat ini, belum ada angka resmi dari Peraturan Pemerintah (PP) terkait gaji Single Salary. Namun, simulasi yang beredar menunjukkan angka yang kompetitif:
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































