CBDK Perkuat Fondasi Jangka Panjang Lewat Strategi Penjualan Berkelanjutan

10 hours ago 11
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) atau CBD PIK2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menempatkan tahun 2025 sebagai fase konsolidasi strategis dalam pengembangan kawasan CBD PIK2.

Di tengah pasar properti yang semakin selektif, Perseroan memilih menjaga kualitas pertumbuhan dengan pendekatan penjualan yang terukur dan berorientasi jangka panjang.

Sepanjang 2025, CBDK membukukan pra penjualan sebesar Rp430 miliar atau setara 85 persen dari target pra penjualan tahunan sebesar Rp508 miliar.

Capaian tersebut dinilai mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam mengelola ekspektasi kinerja sekaligus mempertahankan momentum bisnis.

Kaveling tanah komersial menjadi penopang utama pra penjualan dengan kontribusi Rp343 miliar atau sekitar 80 persen dari total pra penjualan.

Sementara itu, segmen produk komersial menyumbang Rp83 miliar atau 19 persen, dan segmen residensial berkontribusi Rp4 miliar atau sekitar 1 persen.

Komposisi ini memperlihatkan kuatnya daya tarik kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis yang tetap relevan bagi investor dan pelaku usaha.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyampaikan bahwa Perseroan secara sadar mengedepankan keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kualitas pertumbuhan.

“Sepanjang tahun 2025, CBDK membukukan pra penjualan sebesar Rp430 miliar sebagai hasil dari keputusan strategis Perseroan untuk memprioritaskan produk dan segmen dengan daya serap yang berkelanjutan, serta menjaga keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kualitas pertumbuhan,” ujar Steven Kusumo.

Fondasi kawasan yang semakin matang turut diperkuat dengan beroperasinya Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025.

Hingga akhir tahun, fasilitas MICE tersebut telah menyelenggarakan 16 event berskala nasional dan internasional, sekaligus menjadi sumber pendapatan berulang bagi Perseroan.

Ke depan, CBDK akan terus mengoptimalkan potensi kawasan CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis, investasi, dan MICE.

Dukungan infrastruktur strategis dan penguatan ekosistem kawasan diharapkan mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan. (Pram/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |