Menko Pangan, Zulkifli Hasan.
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memaparkan sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat lekat dengan kepentingan generasi muda.
Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri pembukaan Muktamar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ke-24 yang digelar di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (6/2/2025).
Untuk diketahui, dalam acara tersebut turut hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Wamen PPMI Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua Umum PP IPM Ipmawan Riandy Prawita, Bupati Maros Chaidir Syam, hingga Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Zulkifli menyebut arah pembangunan pemerintahan Prabowo berfokus pada penguatan ekonomi rakyat berbasis gerakan kolektif.
“Saya singkat saja pengen menyampaikan program unggulan Presiden Prabowo, semua menyangkut anak-anak muda,” ujar Zulkifli.
Dikatakan Zulkifli, fondasi utama pembangunan nasional adalah ekonomi rakyat.
Teologi Surah Al-Ma'un
Ia menyinggung pidato Presiden Prabowo yang menekankan nilai teologi Al-Ma’un sebagai pijakan kebijakan.
“Ekonominya adalah ekonomi gerakan ekonomi rakyat,” kata Ketua Umum PAN itu.
Program prioritas pertama, lanjut Zulkifli, adalah mewujudkan swasembada pangan.
Ia menegaskan sektor pangan berkaitan langsung dengan sekitar 30 persen rakyat Indonesia yang masih tertinggal, seperti petani, nelayan, dan peternak.
“Yang pertama, kita harus swasembada pangan. Pangan menyangkut 30 persen rakyat kita yang tertinggal. Petani, nelayan, peternak,” jelasnya.
Program Prabowo Butuh Dukungan Muhammadiyah
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari organisasi kemasyarakatan, khususnya Muhammadiyah dan Aisyiyah, agar program tersebut berjalan maksimal.
“Kedua, tentu dukungan Muhammadiyah dan Aisyiyah, tidak akan sukses kalau tanpa dukungannya,” ucapnya.
Program berikutnya adalah makan bergizi gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Zulkifli menyebut, pembangunan tidak akan berjalan tanpa generasi yang sehat dan unggul.
“Terus makan bergizi, negara akan maju kalau punya sumber daya manusia yang unggul. Sumber daya manusia unggul kalau asupan makanannya bergizi,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, pada tahun ini program tersebut akan menyasar 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Tahun ini akan diberikan 82,9 juta penerima manfaat insyaallah,” Zulkifli menuturkan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong gerakan ekonomi rakyat melalui penguatan koperasi desa dan koperasi kelurahan.
“Ketiga, gerakan ekonomi rakyat melalui koperasi desa dan koperasi kelurahan,” lanjut Zulkifli.
Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda
Di sektor pendidikan, pemerintah menyiapkan dua skema utama. Pertama, pendirian sekolah rakyat bagi anak-anak terlantar dan dari keluarga fakir miskin yang sepenuhnya dijamin negara.
“Ini akan didirikan untuk tahap pertama 500 sekolah rakyat,” ungkapnya.
Kedua, pemerintah mengembangkan sekolah unggulan Garuda bagi anak-anak dengan kemampuan khusus.
“Anak-anak unggul sudah didirikan sekolah unggulan Garuda, transformasi Garuda. Itu anak-anak yang memiliki kemampuan khusus,” jelasnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































