Melinda Aksa Hadiri Perayaan Imlek, Tegaskan Harmoni dan Toleransi di Makassar

10 hours ago 10
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menghadiri perayaan Bainian Imlek bersama masyarakat Tionghoa Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menghadiri perayaan Bainian Imlek bersama masyarakat Tionghoa Kota Makassar yang digelar di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf Manunggal, Rabu (18/02/2025).

Perayaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Nuansa merah dan emas menghiasi ruangan, menghadirkan simbol harapan, keberuntungan, dan semangat baru di awal tahun. Ratusan undangan dari berbagai latar belakang tampak membaur dalam suasana silaturahmi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Makassar (Dekranasda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Melinda menyampaikan bahwa Imlek bukan sekadar tradisi budaya, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa harmoni antar-etnis dan antar-agama merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial.

Menurutnya, Makassar tumbuh sebagai kota yang terbuka dan inklusif karena warganya mampu merawat nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Perayaan kebudayaan seperti Imlek menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi dan saling pengertian.

“Makassar adalah rumah besar bagi kita semua. Keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama. Kebersamaan malam ini mencerminkan semangat persatuan yang menjadi modal utama pembangunan,” ujarnya.

Melinda juga mengapresiasi kontribusi masyarakat Tionghoa dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai peran aktif dalam sektor perdagangan, UMKM, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan telah memberikan dampak positif bagi dinamika pembangunan kota.

Acara perayaan diisi dengan pertunjukan seni budaya, doa bersama, serta ramah tamah antar undangan. Interaksi yang terjalin mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

Momentum Imlek, lanjut Melinda, harus dimaknai sebagai energi baru untuk memperkuat solidaritas sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun kolaborasi demi mewujudkan Makassar yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Perayaan yang berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi simbol kebersamaan warga Kota Makassar dalam merawat persatuan. Semangat yang tumbuh dari keberagaman diharapkan terus menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan kota ke depan. (*)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |