Pacquiao Siap Tampil Kembali di Las Vegas Hadapi Ruslan Provodnikov pada April

13 hours ago 11
PETINJU SEKALIGUS POLITIKUS: Manny Pacquiao dalam rapat nasional PDP-Laban di Manila (19/9). (OFFICE PHILPPINE SENATOR KOKO P MENTEL/AFP)

FAJAR.CO.ID - Mantan juara dunia delapan divisi asal Filipina, Manny Pacquiao, mengumumkan kesiapan dirinya untuk kembali naik ring dalam laga ekshibisi kelas welter melawan Ruslan Provodnikov pada 18 April mendatang di Las Vegas, Amerika Serikat. Pertarungan yang digelar di Thomas and Mack Center ini sebelumnya direncanakan pada 24 Januari, namun akhirnya dijadwalkan ulang.

Pacquiao dan Pilihan Lawan Baru

Pacquiao sempat mempertimbangkan duel melawan Floyd Mayweather dan juara dunia kelas welter WBA, Rolly Romero. Namun, ia akhirnya memilih untuk menghadapi Provodnikov, petinju asal Rusia yang belum pernah bertarung secara profesional sejak 2016.

"Saya kembali untuk memberi mereka (para penggemar) pertarungan yang hebat dan saya siap," kata Manny Pacquiao saat diwawancarai, menegaskan antusiasmenya menyambut laga nanti.

Dukungan dan Makna Pertarungan di Las Vegas

Pacquiao menegaskan bahwa dukungan dari warga Filipina dan para penggemar di seluruh dunia selalu menjadi sumber inspirasinya setiap kali naik ring. Ia menyatakan, "Kembali bertarung di Las Vegas memiliki arti yang sangat besar bagi saya, dan saya antusias bekerja sama dengan tim yang berfokus menciptakan pengalaman kelas dunia bagi para penggemar."

Dengan rekor 62 kemenangan, termasuk 39 KO, delapan kekalahan, dan tiga hasil seri, Pacquiao kembali bertarung pada Juli lalu setelah pensiun selama empat tahun dan mencatat hasil imbang mayoritas melawan juara dunia kelas welter WBC Mario Barrios. Pada Juni lalu, petinju berusia 47 tahun ini juga dilantik ke dalam International Boxing Hall of Fame.

Profil Lawan: Ruslan Provodnikov

Di sisi lain, Provodnikov yang dijuluki The Siberian Rocky memiliki catatan 25 kemenangan, 18 di antaranya dengan KO, dan lima kekalahan. Meski belum bertanding secara profesional sejak 2016, masa-masa terakhir kariernya cukup penting untuk membangun reputasinya, terutama setelah pertarungan legendaris Fight of the Year 2013 melawan Timothy Bradley.

Setelah duel tersebut, Provodnikov merebut gelar juara dunia kelas ringan super WBO dengan mengalahkan Mike Alvarado pada 2013. Namun, ia gagal mempertahankan gelar saat kalah dari Chris Algieri pada 2014. Tahun itu juga, ia mencatat kemenangan KO atas Jose Luis Castillo, sebelum kalah angka mutlak dari Lucas Matthysse pada 2015.

Promotor Indistry Media dan Banner Promotions milik Arthur Pelullo telah mengumumkan pertarungan ini, yang diprediksi akan menjadi laga menarik antara dua petinju berpengalaman dengan latar belakang karier yang berbeda. (fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |