Laga PSM Makassar
FAJAR.CO.ID - PSM Makassar kini menghadapi tekanan berat di Liga Indonesia dengan posisi yang semakin dekat ke zona degradasi. Menghadapi situasi ini, pelatih Tomas Trucha melakukan penyesuaian jadwal latihan agar para pemain yang mayoritas beragama muslim dapat menjalankan ibadah puasa selama Bulan Suci Ramadhan dengan nyaman.
PSM yang kini berada di posisi 13 klasemen dengan 23 poin, hanya berjarak tiga strip dari zona merah dengan selisih delapan poin. Kondisi ini membuat dua pertandingan berat yang akan datang sangat menentukan nasib mereka di kompetisi. Pada Februari 2026, PSM akan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium pada Jumat, 20 Februari pukul 21.30 WITA, dan kemudian melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Rabu, 25 Februari pukul 21.30 WITA.
Duel melawan Persebaya juga sarat dengan unsur emosional karena PSM akan berhadapan dengan dua mantan pelatihnya, Bernardo Tavares dan Paulo Renato, yang kini menangani Persebaya.
Melihat kondisi para pemain yang menjalankan puasa, pelatih Tomas Trucha mengubah jadwal latihan dari pagi hari menjadi sore atau malam hari. Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan bahwa penyesuaian ini memang diperlukan agar pemain tetap dapat berlatih secara optimal tanpa mengganggu ibadah puasa mereka.
"Yang pasti ada penyesuaian. Bisa agak sore atau malam. Kami tunggu jadwal resmi dari tim pelatih," katanya saat ditemui di Makassar.
Kendati demikian, perubahan jadwal ini juga berpotensi mempengaruhi lokasi latihan. Stadion Kalegowa yang biasa digunakan PSM tidak memungkinkan dipakai untuk latihan malam hari, sehingga opsi venue latihan kemungkinan akan berubah sesuai waktu latihan yang dipilih.
PSM sempat berada di papan atas klasemen setelah melewati masa sulit di awal musim, dengan posisi tertinggi mencapai peringkat kedelapan. Namun, hasil negatif dalam beberapa laga terakhir membuat posisi mereka turun drastis ke posisi 13. Dari sembilan pertandingan terakhir, tim yang dijuluki Juku Eja ini hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan.
Situasi ini menuntut kerja keras dari Yuran Fernandes dan rekan-rekannya untuk meraih hasil positif dalam dua pertandingan berat yang akan datang agar bisa menjauh dari ancaman degradasi.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































