BMKG Nyalakan Alarm Cuaca: Angin Kencang dan Hujan Lebat Mengancam Sulsel 10 Hari ke Depan

3 hours ago 6
Ilustrasi seseorang menerjang hujan dengan mengenakan payung. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi selama 10 hari ke depan. Kondisi ini berpeluang muncul bersamaan dengan hujan lebat di sejumlah kabupaten dan kota.

BMKG menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena Januari–Februari secara klimatologis merupakan puncak musim hujan di Sulawesi Selatan.

BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi 10 Hari ke Depan

Kepala BMKG Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, mengatakan potensi angin kencang perlu menjadi perhatian serius masyarakat, terutama di wilayah yang diprediksi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

“Untuk potensi angin kencang, itu yang perlu diwaspadai terutama untuk 10 hari ke depan,” ujar Ayi Sudrajat kepada Fajar.co.id.

Menurutnya, hujan lebat yang terjadi di sejumlah daerah biasanya disertai angin kencang, sehingga berisiko menimbulkan dampak lanjutan.

Daftar Wilayah yang Diminta Waspada

BMKG mencatat beberapa wilayah di Sulawesi Selatan yang berpotensi terdampak hujan lebat dan angin kencang, di antaranya:

  • Kabupaten Barru
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Jeneponto
  • Kota Makassar
  • Kabupaten Maros
  • Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)
  • Kabupaten Takalar

“Wilayah-wilayah tersebut diprediksi akan mengalami hujan lebat yang berpotensi disertai angin kencang,” jelas Ayi.

Puncak Musim Hujan, Risiko Cuaca Ekstrem Meningkat

BMKG menekankan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini sejalan dengan pola tahunan. Januari dan Februari memang dikenal sebagai periode dengan curah hujan tertinggi di Sulawesi Selatan.

“Masyarakat sebenarnya sudah familiar dengan kondisi ini karena Januari dan Februari dari tahun ke tahun merupakan musim hujan secara normal,” kata Ayi.

Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa intensitas hujan dan angin kencang tetap perlu diantisipasi karena bisa memicu pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, hingga gangguan aktivitas harian.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Meningkatkan kewaspadaan saat hujan lebat dan angin kencang
  • Menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho
  • Memastikan kondisi bangunan dan atap rumah amanMemantau informasi cuaca resmi dari BMKG

Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko selama puncak musim hujan berlangsung.

(Erfyansyah/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |